Ekstrak Stroberi Dapat Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker Payudara

- Dec 02, 2019-

Baru-baru ini, para peneliti menemukan bahwa ekstrak dari stroberi menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dalam kondisi laboratorium, serta setelah sel-sel disuntikkan ke tikus betina untuk membentuk tumor. Namun, para peneliti menunjukkan bahwa hasilnya hanya pada tingkat hewan dan belum pasti untuk memiliki aplikasi klinis.


Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa makan 500 gram stroberi sehari - yaitu 10 hingga 15 buah - dapat secara signifikan menurunkan kadar kolesterol dalam darah, serta memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Sekarang sebuah artikel di jurnal Scientific Reports telah mengungkapkan efektivitas buah terhadap kanker payudara.


Para penulis menggunakan garis sel tumor A17 yang sangat terdegradasi untuk pengujian in vitro, dan para peneliti merangsang sel-sel dengan konsentrasi ekstrak stroberi yang berbeda (0,5-5mg / ml). Setelah 24 hingga 72 jam, penulis memeriksa hasilnya. Hasilnya padat, dengan ekstrak secara efektif mengurangi jumlah sel, menghalangi siklus pembelahan mereka dan menghambat migrasi mereka.


Selain itu, ekstrak stroberi telah terbukti mengurangi ekspresi gen yang terkait dengan infeksi dan penurunan sel, seperti Csf1, Mcam, Nr4a3 dan Set. Ekstrak tersebut dapat merangsang ekspresi Htatip2, yang juga dapat menghambat kerusakan sel tumor.


Dalam percobaan in vivo, tikus betina diberi makan makanan yang mengandung ekstrak stroberi atau perlakuan kontrol. Sebulan kemudian, tikus diinokulasi dengan sel A17. Melalui pengujian, penulis menemukan bahwa pemberian ekstrak stroberi secara efektif mengurangi volume tumor.


Karena penelitian ini dilakukan hanya pada tingkat tikus, masih harus dilihat apakah itu dapat diterapkan pada manusia, tetapi hasilnya menawarkan wawasan baru dalam pengobatan kanker payudara. Selain itu, hasilnya menunjukkan bahwa ada beberapa manfaat kesehatan untuk makan lebih banyak buah.