Buah Markisa Bergizi Dari Jus hingga Biji, Melindungi Mata, Usus, dan Darah

- Aug 20, 2020-

Buah markisa memiliki aroma yang kuat, rasa manis dan asam, dan sering digunakan pada produk salad, minuman dan es. Ia memiliki nutrisi dari jus kuning hingga biji hitam, dan mengandung bahan yang dapat menenangkan tubuh, serta kaya antioksidan dan serat makanan. Ini adalah buah yang cocok untuk konsumsi musim panas.

Kulit biji kuning dan sari buah markisa mengandung banyak nutrisi antioksidan. Warna kuning buah markisa berasal dari vitamin A, β-karoten dan flavonoid.

Dibandingkan dengan buah lainnya, markisa memiliki kandungan vitamin A yang lebih tinggi, dan β-karoten akan diubah menjadi vitamin A saat dimakan ke dalam tubuh.

Vitamin A dapat menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir serta membantu mengatur sistem kekebalan tubuh. Ini juga memiliki fungsi yang memungkinkan sekresi normal air mata untuk menjaga bola mata tetap lembab, dan membantu pengoperasian normal penglihatan malam, yang dapat mencegah mata kering dan rabun senja. Oleh karena itu," markisa merupakan buah yang membantu kesehatan penglihatan."

Flavonoid, nutrisi lain, adalah polifenol, yang bersifat anti-oksidan, anti-inflamasi dan meningkatkan kekebalan. Polifenol juga memiliki efek mengatur vasodilatasi, anti-aterosklerosis dan anti-trombosis, serta membantu mencegah penyakit kardiovaskular.

Buah markisa memiliki kandungan serat pangan yang tinggi. Biji hitam dan kulit biji kuningnya mengandung serat makanan yang larut dalam air dan tidak larut dalam air, yang dapat meningkatkan motilitas saluran cerna dan buang air besar, dan mencegah saluran usus menyerap sisa metabolisme. Serat makanan juga merupakan sumber makanan probiotik di usus, yang membantu menutrisi bakteri baik di usus.

Orang yang sering mengalami diare atau sembelit parah tidak cocok untuk terlalu banyak mengonsumsi buah markisa, karena kandungan serat makanan yang tinggi akan memperburuk gejalanya. Disarankan untuk menambahkan minyak atau probiotik yang baik saat mengkonsumsi buah markisa dalam jumlah sedang agar nutrisi dalam tubuh lebih seimbang.

Orang yang baru saja menjalani operasi saluran cerna dan belum sembuh tidak disarankan untuk makan buah markisa. Terlalu banyak serat makanan dapat dengan mudah merusak saluran pencernaan.